Komponen Jaringan Komputer:
1. PC
2. NIC 
3. Network device

Network Interface Card (NIC) sering disingkat Network Card.
    NIC adalah bagian hardware komputer yang dirancang agar komputer dapat berkomunikasi dalam jaringan komputer.Merupakan perangkat layer 1 dan layer 2 dalam OSI layer
Setiap network card memiliki serial number unik 48 bit yang disebut Media Access Control (MAC).Fungsi MAC adalah memberitahu NIC apa yang sedang berjalan dalam jaringan MAC diatur oleh IEEE


NIC menggunakan interface RJ-45 (8 bit)
 Fungsi Network Card
• Media pengirim data ke komputer lain di dalam jaringan
• Mengontrol data flow antara komputer dan sistem kabel
• Menerima data yang dikirim dari komputer lain lewat kabel dan menerjemahkannya ke dalam bit yang dimengerti oleh komputer.

 NIC untuk Wired Network 
Jenis kabel
- BNC Connector
Berbentuk silinder, dengan 2 prongs untuk menghubungkan,Terbuat dari tembaga
Menggunakan T-connector jika dihubungkan dengan network adaptor
- RJ-45 Connector
Seperti kabel telepon biasa, tetapi bentuknya lebih besar

Empat warna dasar kabel:
a. Orange
b. Hijau
c. Biru
d. Coklat
Setiap warna memiliki pasangan berwarna putih.

Konsep pemasangan kabel:
a. Yang berwarna putih berada pada pin ganjil
b. Pin 1 & 2, 3&6, 4&5, dan 7&8 merupakan pasangan.
c. 4&5 berwarna biru dan 7&8 berwarna coklat.

Standar Warna A    B
                    HP   OP
                    H     O
                    OP   HP
                    B     B
                    BP   BP
                    O    H
                    CP  CP
                    C    C 

NIC Fisik terbagi menjadi dua jenis, yakni: 
·         Kartu NIC dengan media jaringan yang spesifik (Media-specific NIC): yang membedakan kartu NIC menjadi beberapa jenis berdasarkan media jaringan yang digunakan. Contohnya adalah NIC Ethernet, yang dapat berupa Twisted-Pair (UTP atau STP), Thinnet, atau Thicknet, atau bahkan tanpa kabel (Wireless Ethernet).
·         Kartu NIC dengan arsitektur jaringan yang spesifik (architecture-specific NIC): yang membedakan kartu NIC menjadi beberapa jenis, sesuai dengan arsitektur jaringan yang digunakan. Contohnya adalah Ethernet, Token Ring, serta FDDI (Fiber Distributed Data Interface), yang kesemuanya itu menggunakan NIC yang berbeda-beda.


Kartu NIC Ethernet dapat berupa Ethernet 10 Megabit/detik, 100 Megabit/detik, 1 Gigabit/detik atau 10 Gigabit/detik.

Tugas NIC adalah untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial sehingga dapat ditransmisikan di atas media jaringan. Media yang umum digunakan, antara lain adalah kabel UTP Category 5 atau Enhanced Category 5 (Cat5e), kabel fiber-optic, atau radio (jika memang tanpa kabel). 
Komputer dapat berkomunikasi dengan NIC dengan menggunakan beberapa metode, yakni I/O yang dipetakan ke memori, Direct Memory Access (DMA), atau memory yang digunakan bersama-sama. Sebuah aliran data paralel akan dikirimkan kepada kartu NIC dan disimpan terlebih dahulu di dalam memori dalam kartu sebelum dipaketkan menjadi beberapa frame berbeda-beda, sebelum akhirnya dapat ditransmisikan melalui media jaringan. 

- Ethernet
   Merupakan teknologi pertama LAN,Kecepatan hanya 10 Mbps,Sudah jarang digunakan

- Fast Ethernet
   Kecepatan sudah mencapai 100 Mpbs

- Gigabit Ethernet
   Beroperasi pada kecepatan 1.000 Mpbs,Ada 2 standar, yaitu 802.3z untuk jaringan berbasis fiber   optik dan 802.3ab untuk jaringan berbasis twisted pair

Network Device
    Adalah unit yang memediasi data dalam jaringan komputer. Perangkat komputer jaringan disebut juga peralatan jaringan, Intermediate Systems (IS) atau interworking Unit (IWU). Unit yang merupakan penerima terakhir atau menghasilkan data yang disebut host atau data peralatan terminal.

Common perangkat jaringan dasar:  
1.Router 
     Perangkat jaringan khusus yang menentukan titik jaringan berikutnya untuk yang dapat meneruskan paket data menuju tujuan paket. Tidak seperti gateway, tidak dapat antarmuka protokol yang berbeda. Bekerja pada layer 3 OSI

2. Switch
    Perangkat yang mengalokasikan lalu lintas dari satu segmen jaringan ke jalur tertentu (tempat tujuan (s)) yang menghubungkan segmen segmen jaringan lain. Jadi tidak seperti hub switch membagi lalu lintas jaringan dan mengirimkannya ke tujuan yang berbeda daripada semua sistem di dalam jaringan.Bekerja pada OSI layer 2

3.Hub
    Adalah menghubungkan beberapa segmen Ethernet bersama-sama membuat mereka bertindak sebagai segmen tunggal. Bila menggunakan hub, setiap semua terpasang benda, dibandingkan dengan switch, yang menyediakan koneksi khusus antara node individu. Bekerja pada OSI layer

4.Bridge
    Perangkat yang menghubungkan beberapa segmen jaringan sepanjang lapisan data link. Bekerja pada OSI layer 2.


Media komunikasi atau media transmisi data.

      Media transmisi adalah media yang berfungsi untuk menyalurkan informasi dari suatu tempat ke tempat lain
Jenis media transmisi adalah sebagai berikut : 

1. Kabel Coaxial
    Kabel Coaxial terbuat dari tembaga yang dikelilingi oleh anyaman tembaga halus dan diantara keduanya terdapat isolator. 

2. Kabel Twisted Pair
    Kabel ini sering digunakan sebagai kabel telepon, paling mudah digunakan, dan harganya paling murah. Kabel yang demikian disebut dengan Unshielded Twisted Pair (UTP) cable 

3. Kabel Serat Optik 

    Media ini merupakan media terbaik untuk LAN. Kabel Serat Optik memiliki jangkauan kerja lebih luas, jangkauan frekuensi lebih tinggi, lebih ringan, berukuran kecil, tidak ada radiasi elektrik, kebal terhadap derau, dan isolasi ground yang baik.

4. Gelombang Mikro (Microwave)
    Gelombang mikro dapat digunakan untuk mengirim data pada jarak yang jauh. Penggunanya harus mengikuti aturan penggunaan frekuensi radio.

5. Sinar Infra Merah (Infra Red)
    Media ini mirip gelombang mikro, tetapi kecepatan pengiriman datanya tidak terlalu tinggi dan mudah terpengaruh oleh derau dari keadaan disekelilingnya


Network Operating System

    Sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan.Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagai akses, layanan berbagai alat pencetak,DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya


Beberapa sistem operasi jaringan yang umum dijumpai adalah sebagai berikut:
§  Beberapa varian UNIX, seperti SCO OpenServer, Novell UnixWare, atau Solaris
.


Komponen Dasar Jaringan Komputer


KOMPUTER

Terdiri dari
a. Komputer Server,komputer yang melayani komputer lain yang tidak sebagai client
b. Komputer Client/workstation,komputer yang dilayani oleh server
Salah Satu Komponen Komputer Yaitu MOTHERBOARD
  • Motherboard atau disebut juga dengan Papan Induk Motherboard merupakan komponen utama dari sebuah PC, karena pada Motherboard-lah semua komponen PC anda akan disatukan. Bentuk motherboard seperti sebuah papan sirkuit elektronik. Motherboard merupakan tempat berlalu lalangnya data. Motherboard menghubungkan semua peralatan komputer dan membuatnya bekerja sama sehingga komputer berjalan dengan lancar.
  • Motherboard berfungsi untuk menghubungkan setiap komponen-komponen komputer tersebut agar bisa saling berkomunikasi satu sama lain. Setiap motherboard memiliki spesifikasi-nya masing-masing, spesifikasi seperti processor apa yang didukungnya dan berapa kapasitas maksimal RAM yang didukung oleh motherboard tersebut.


KOMPONEN MOTHERBOARD

     Secara prinsip, sebuah motherboard terdiri atas beberapa bagian komponen yakni system CPU (prosesor), sirkuit clock/timing, Ram, Cache, ROM BIOS, I/O port seperti port serial, port pararel, slot ekspansi, prot IDE. 

Chipset

Komponen pada motherboard yang yang satu ini kebanyakan terdiri atas dua buah chip, north bridge dan south bridge.
Fungsi utama chipset adalah mengatur aliran data antarkomponen yang terpasang pada motherboard. Dua buah chipset yang biasanya ada pada motherboard sendiri punya tugas yang berbeda satu dengan yang lain.
Chip pada north bridge berfungsi untuk mengatur aliran data dari dan ke prosesor, bus AGP, dan memori utama sistem. Sementara, chip yang south bridge mengatur aliran data dari peranti input output, bus PCI, interface harddisk, dan floppy, serta peranti eksternal lainnya. Berhubung chip north bridge lebih vital kerjanya dibanding south bridge, tak heran jika chip inilah yang dipasangi heatsink, fan, ataupun kombinasi heatsink dan fan oleh pabrik pembuatnya.
AGP

Singkatan dari Accelerated Graphics Port. Fungsinya adalah menyalurkan data dari kartu grafis ke CPU tanpa harus melalui memori utama, dengan demikian proses pengolahan data grafis dapat dipercepat. Kelebihan lain AGP ini adalah kemampuannya untuk mengeksekusi texture maps secara langsung dari memori utama. Datang dengan berbagai cita rasa, saat ini kebanyakan motherboard menyertakan bus AGP 4X yang bekerja pada frekuensi 266MHz. Untuk sekarang ini, port AGP ini baru digunakan buat memasang kartu grafis yang notabene lebih cepat ketimbang memakai bus PCI. Akan tetapi, beberapa motherboard terbaru sudah menyertakan port AGP Pro yang bisa dipasangi baik kartu grafis berbasis AGP 4X maupun yang berbasis AGP Pro sendiri.
Soket Memori
Soket ini merupakan tempat untuk menempatkan memori pada motherboard. Soket memori memiliki bentuk yang berbeda untuk jenis memori yang berbeda pula. Kebanyakan motherboard memiliki slot sebanyak 3 atau 4 buah, tergantung dari chipset yang digunakan. Untuk memori SDRAM, soket DIMM yang harus dimiliki adalah soket 168 pin, sementara untuk memori jenis DDR, soket yang dipasang adalah soket 184 pin.
Soket Prosesor

Merupakan tempat untuk menaruh prosesor. Kalau jaman dahulu, masih ada pilihan lain selain sistem soket yaitu sistem slot. Namun, setelah era PentiumIII generasi kedua, tipe slot ini kemudian ditinggalkan lantaran ongkos produksinya yang lebih mahal ketimbang memakai soket. Untuk urusan soket prosesor ini, pilihlah motherboard dengan soket prosesor yang tepat. Soket 370 untuk prosesor Intel PentiumIII dan Celeron, soket A untuk prosesor AMD Athlon dan Duron, serta soket 423/478 untuk prosesor Pentium4.
CMOS

Singkatan dari Complementary Metal Oxide Semiconductor. Dari bentuknya sudah kelihatan, ia merupakan komponen berbentuk IC (integrated circuit) Yang fungsinya menampung setting BIOS dan dapat tetap menyimpan setting-annya selama baterai yang mendayainya masih bagus.
Port Peranti Eksternal (serial, paralel, audio, USB)

Biasanya berada di posisi belakang motherboard. Fungsinya adalah sebagai sarana untuk memberi masukan (input) dan keluaran (output) pada sistem komputer. Motherboard generasi sekarang ini sudah menyertakan pula port USB buat “berhubungan” dengan
peripheral lain seperti printer, scanner, kamera digital, dan periferal lain yang berbasis USB. Selain port USB, terkadang pada beberapa motherboard disertakan pula port Ethernet untuk masuk ke dalam jaringan komputer. Tipe yang semacam ini memang tidak terlalu banyak, namun amat membantu terutama untuk digunakan pada perkantoran kecil atau warnet yang punya anggaran minim.
Soket Catu Daya (power supply, fan)
Fungsinya untuk menyuplai tenaga kepada semua komponen yang tersambung pada motherboard.
Konektor Casing
Berfungsi untuk menyambungkan tombol/ saklar dan indicator pada casing ke motherboard. Pada motherboard yang berbasis Pentium 4, disertakan pula sebuah port konektor tambahan sebesar 12 volt agar prosesor bisa bekerja.
Konektor IDE & Floppy

Pasti sudah pada tahu apa fungsinya, yaitu merupakan interface yang menyambungkan harddisk dan floppy disk ke motherboard. Saat ini interface harddisk pada motherboard yang banyak digunakan adalah IDE Ultra ATA/100 yang mampu memberikan kecepatan transfer data hingga 100 MB/detik. Maxtor tengah mengembangkan interface baru yaitu Ultra ATA/ 133. Namun sampai edisi ulang tahun ini kelar ditulis, belum ada informasi terbaru bahwa interface ini mendapatkan respon yang bagus dari vendor lain. Yang tak kalah penting dalam menentukan motherboard adalah mengenali ukurannya.
Ada beberapa jenis ukuran motherboard, mulai dari AT, micro ATX dan ATX. Ukuran-ukuran ini dinamakan form factor. Pada umumnya, motherboard-motherboard sekarang sudah menggunakan teknologi ATX. Motherboardmotherboard kelas standar ada yang bertipe micro ATX, sedangkan motherboard mid end atau high end kebanyakan menggunakan form factor ATX. Meskipun form factor-nya berbeda, setiap jeroan motherboard memiliki standardisasi yang sama, sehingga ukuran ini hanya berpengaruh pada pilihan casing yang akan digunakan.


Perbedaan RISC dan CISC


RISC
  1. Pengertian RICS
RICS singkatan dari Reduced Instruction Set Computer. Merupakan bagian dari arsitektur mikroprosessor, berbentuk kecil dan berfungsi untuk negeset istruksi dalam komunikasi diantara arsitektur yang lainnya.
     2.Karakteristik
arsitektur RISC memiliki beberapa karakteristik diantaranya :
  • Siklus mesin ditentukan oleh waktu yang digunakan untuk mengambil dua buah operand dari register, melakukan operasi ALU, dan menyimpan hasil operasinya kedalam register, dengan demikian instruksi mesin RISC tidak boleh lebih kompleks dan harus dapat mengeksekusi secepat mikroinstruksi pada mesin-mesin CISC. Dengan menggunakan instruksi sederhana atau instruksi satu siklus hanya dibutuhkan satu mikrokode atau tidak sama sekali, instruksi mesin dapat dihardwired. Instruksi seperti itu akan dieksekusi lebih cepat dibanding yang sejenis pada yang lain karena tidak perlu mengakses penyimapanan kontrol mikroprogram saat eksekusi instruksi berlangsung.
  • Operasi berbentuk dari register-ke register yang hanya terdiri dari operasi load dan store yang mengakses memori . Fitur rancangan ini menyederhanakan set instruksi sehingga menyederhanakan pula unit control. Keuntungan lainnya memungkinkan optimasi pemakaian register sehingga operand yang sering diakses akan tetap ada di penyimpan berkecepatan tinggi. Penekanan pada operasi register ke register merupakan hal yang unik bagi perancangan RISC.
  • Penggunaan mode pengalamatan sederhana, hampir sama dengan instruksi menggunakan pengalamatan register,. Beberapa mode tambahan seperti pergeseran dan pe-relatif dapat dimasukkan selain itu banyak mode kompleks dapat disintesis pada perangkat lunak dibanding yang sederhana, selain dapat menyederhanakan sel instruksi dan unit kontrol.
  • Penggunaan format-format instruksi sederhana, panjang instruksinya tetap dan disesuaikan dengan panjang word. Fitur ini memiliki beberapa kelebihan karena dengan menggunakan fieldyang tetap pendekodean opcode dan  pengaksesan operand register dapat dilakukan secara bersama-sama
Ciri - ciri :
    1. Instruksi berukuran tunggal
    2. Ukuran yang umum adalah 4 byte
    3. Jumlah pengalamatan data sedikit, biasanya kurang dari 5 buah.
    4. Tidak terdapat pengalamatan tak langsung yang mengharuskan melakukan sebuah akses memori agar memperoleh alamat operand lainnya dalam memori.
    5. Tidak terdapat operasi yang menggabungkan operasi load/store dengan operasi aritmatika, seperti penambahan ke memori dan penambahan dari memori.
    6. Tidak terdapat lebih dari satu operand beralamat memori per instruksi
    7. Tidak mendukung perataan sembarang bagi data untuk operasi load/ store.
    8. Jumlah maksimum pemakaian memori manajemen bagi suatu alamat data adalah sebuah instruksi .
    9. Jumlah bit bagi integer register spesifier sama dengan 5 atau lebih, artinya sedikitnya 32 buah register integer dapat direferensikan sekaligus secara eksplisit.
    10. Jumlah bit floating point register spesifier sama dengan 4 atau lebih, artinya sedikitnya 16 register floating point dapat direferensikan sekaligus secara eksplisit.
    CISC
  1. Pengertian CISC
Complex instruction-set computing atau Complex Instruction-Set Computer (CISC) “Kumpulan instruksi komputasi kompleks”) adalah sebuaharsitektur dari set instruksi dimana setiap instruksi akan menjalankan beberapa operasi tingkat rendah, seperti pengambilan dari memory, operasi aritmetika, dan penyimpanan ke dalam memory, semuanya sekaligus hanya di dalam sebuah instruksi. Karakteristik CISC dapat dikatakan bertolak-belakang dengan RISC.
       2. Karakteristik
    1. Sarat informasi memberikan keuntungan di mana ukuran program-program yang dihasilkan akan menjadi relatif lebih kecil, dan penggunaan memory akan semakin berkurang. Karena CISC inilah biaya pembuatan komputer pada saat itu (tahun 1960) menjadi jauh lebih hemat
    2. Dimaksudkan untuk meminimumkan jumlah perintah yangdiperlukan untuk mengerjakan pekerjaan yang diberikan. (Jumlah perintah sedikit tetapi rumit) Konsep CISC menjadikan mesin mudah untuk diprogram dalam bahasa rakita.
    3. Ciri - Ciri:
    1. Jumlah instruksi banyak
    2. Banyak terdapat perintah bahasa mesin
    3. Instruksi lebih komplek.
    KELEBIHAN dan KEKURANGAN
Teknologi RISC relatif masih baru oleh karena itu tidak ada perdebatan dalammenggunakan RISC ataupun CISC, karena tekhnologi terus berkembang danarsitektur berada dalam sebuah spektrum, bukannya berada dalam dua kategori yang jelas maka penilaian yang tegas akan sangat kecil kemungkinan untuk terjadi.
Kelebihan
    1. Berkaitan dengan penyederhanaan kompiler, dimana tugas pembuat kompiler untuk menghasilkan rangkaian instruksi mesin bagi semua pernyataan HLL. Instruksi mesin yang kompleks seringkali sulit digunakan karena kompiler harus menemukan kasus-kasus yang sesuai dengan konsepnya. Pekerjaan mengoptimalkan kode yang dihasilkan untuk meminimalkan ukuran kode, mengurangi hitungan eksekusi instruksi, dan meningkatkan pipelining jauh lebih mudah apabila menggunakan RISC dibandingmenggunakan CISC.
    2. Arsitektur RISC yang mendasari PowerPC memiliki kecenderungan lebih menekankan pada referensi register dibanding referensi memori, dan referensi register memerlukan bit yang lebih sedikit sehingga memiliki akses eksekusi instruksi lebih cepat.
    3. Kecenderungan operasi register ke register akan lebih menyederhanakan set instruksi dan menyederhanakan unit kontrol serta pengoptimasian register akan menyebabkan operand-operandyang sering diakses akan tetap berada dipenyimpan berkecepatan tinggi.
    4. Penggunaan mode pengalamatan dan format instruksi yang lebih sederhana.
Kekurangan
    1. Program yang dihasilkan dalam bahasa simbolik akan lebih panjang (instruksinya lebih banyak).
    2. Program berukuran lebih besar sehingga membutuhkan memoriyang lebih banyak, ini tentunya kurang menghemat sumber daya.
    3. Program yang berukuran lebih besar akan menyebabkan menurunnya kinerja, yaitu instruksi yang lebih banyak artinya akan lebih banyak byte-byte instruksi yang harus diambil.
    4. Pada lingkungan paging akan menyebabkan kemungkinan terjadinya page fault lebih besar.

About this blog

Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Foto saya
hanya orang yang tau...

Pengikut